Satu minggu di bulan Ramadhan tahun kali ini tepatnya tahun ke1431 H telah berlalu. Waktu ke waktu terus berjalan menapaki sempitnya ruang dan waktu. Hidup ini terasa cepat berlalu dari apa yang sebelumnya ku bayangkan. Namun, apa yang telah kita rasakan selama hidup kita ini?.apakah selalu bermanfaat bagi orang lain ataukah selalu membuat orang lain kesal kepada kita? Sebuah pertanyaan yang acap kali kita sepelekan makna yang tersurat di dalamnya.Sungguh beruntung sekali orang yang selalu bermanfaat hidupnya bagi orang lain dan sungguh berartinya hidup seseorang itu jika ia terus berkarya, berinovasi tiada henti, membuat sesuatu yang beda dari yang lain, karena hidup itu adalah perjuangan, yang membutuhkan pengorbanan, setiap pengorbanan harus di sertai dengan ke ikhlasan dalam melaksanakannya demi tercapainya ke ridhoan-Nya. Tidak dapat dipungkiri bahwa yang namanya manusia adalah tempatnya salah dan dosa. Sesempurna apapun manusia pasti ada saja kekurangan yang dimilikinya karena, kesempurnaan yang paling sempurna hanyalah milik dzat yang maha kuasa Allah SWT. Hidup ini terasa hampa dan sempit di bawah tekanan kerasnya garis persaingan yang telah mengglobal. seakan akan hidup ini tak berarti apapun bagi kita. Setiap pekerjaan yang kita lakukan pasti ada saja yang kurang dan serba keerbatasan dalam mengerjakannya. Tidak bisa kita menghindarinya apalagi berputus asa dalam menyelesaikannya, lakukanlah kerjakanlah karena Allah akan senantiasa menolong orang yang benar-benar dalam mencapai tujuannya .Tidak sekedar rencana apalgi dilema yang menyertainya.Hanya satu sebab yang membuat diri kita ini menjadi sebuah patung yang di pajang di ruangan tengah, dikelilingi hitamnya debu, panasnya udara dan pada akhirnya membusuk dan menjadi sampah yang tidak berguna."Malas untuk bergerak dan berkarya" Satu alasan yang sangat klasik yang tidak pantas diucapkan bagi seorang kaum muda yang menjung-jung nilai-nilai intelektualitas, spiritualitas, dan kreatifitas. Semua permasalahan itu menjadi momok besar bagi generasi penerus yang akan datang. Apa yang harus kita lakukan sekarang? tidak ada cara lain yang dapat kita tempuh kecuali dengan melakukan "Ekspansi besar-besaran ". Tidak akan ada angka 10 sebelum dimulai dengan angka 1, 2, 3 dst. Ekspansi dari kerdilnya sebuah pemikiran, Ekspansi dari miskinnya sebuah gagasan. Ekspansi dari kakunya jiwa dan raga. Kita tunggu, sebentar lagi kita akan katakan kepada dunia , bahwa kita adalah orang yang bisa menggugah dan merubah dunia....... to be continued
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


1 komentar:
Like this pizan uuuuuuuuy............... like this, like this, like this pokonamah..... mantaaaaab... Subhanalllah !!!!
Posting Komentar